Terima Kasih Muhsinin: Program Peduli Guru Menguatkan Langkah Mereka

By: hardi

Leny Hasanah- Program Peduli Guru

Mereka para guru mengajar tanpa lelah, mengalirkan cahaya ilmu bagi anak negeri . Foto; Dok HSI BERBAGI

Jawa Barat, news.berbagi.id – “Alhamdulillah, melalui sebab bantuan ini kami dapat melunasi utang kepada orang-orang yang telah membantu kami di masa sulit.”

Ungkapan rasa senang itu ditulis RS, seorang guru dari Bukittinggi, Sumatra Barat yang menerima bantuan Program Peduli Guru HSI Berbagi 2026.

Utang yang selama ini dirasakan cukup berat untuk dapat dilunasi, akhirnya terbayar. Tak hanya membayarkan utang, sebagian uang yang diperoleh juga digunakan untuk membeli peralatan usaha agar keluarganya memiliki tambahan penghasilan.

Sebagian lagi ia berikan untuk membantu kebutuhan ibunya yang seorang janda. Ada pula yang dipakai membeli kasur baru agar anaknya bisa tidur lebih nyaman.

“Semoga Allah membalas seluruh muhsinin dari tim HSI BERBAGI dengan balasan yang berlipat ganda, melimpahkan keberkahan pada harta, keluarga, kesehatan, dan amal kebaikan,” tulis RS bersyukur dalam untaian doa di testimoninya.

Di ujung timur Indonesia, rasa syukur yang sama dirasakan AI, guru diniyah di Ende, Nusa Tenggara Timur. Ia mengajar halaqah Al-Qur’an dan Sirah di tingkat MTs. “Program ini benar-benar menjadi penyejuk bagi kami para pengajar yang sering berjuang di tengah keterbatasan,” katanya.

Menurut AI, bantuan yang diterima memang meringankan kebutuhan ekonomi. Namun kesan yang paling menggores baginya adalah perhatian dari orang-orang yang bahkan belum pernah ia temui. (baca kisah guru lainnya; https://news.berbagi.id/berjuang-dalam-diam-inilah-kisah-para-guru-penerima-p2g-2025)

“Program ini membuat kami tidak merasa sendiri. Ada saudara-saudara kami di seluruh Indonesia yang peduli kepada para guru, terutama kami yang berada di Flores-NTT,” ujarnya menegaskan.

Biidznillah, tahun ini, Program Peduli Guru HSI Berbagi menyalurkan bantuan sebesar Rp500.049.000 kepada 87 guru yang tersebar di 18 provinsi.

Pendaftaran dibuka pada 7–17 April 2026 dan diikuti 213 orang. Setelah seleksi administrasi, sebanyak 181 pendaftar memenuhi syarat untuk diproses lebih lanjut. Sisanya tidak dapat dilanjutkan karena tidak masuk kategori dhuafa, tidak bersedia memenuhi ketentuan publikasi, atau tidak menyetujui ketentuan pengelolaan data.

Bantu 87 Guru dari Barat hingga Timur

Dari daftar 181 pengajuan tersebut, 87 orang dinyatakan layak menerima bantuan. Sebanyak 69 pengajuan dihentikan sebelum verifikasi lanjutan karena belum memenuhi syarat, seperti pernah menerima bantuan dari HSI Berbagi dalam satu tahun terakhir, jarak yang tidak sesuai ketentuan, atau kondisi ekonomi yang dinilai masih mampu. Sementara itu, 22 pengajuan tidak lolos setelah verifikasi lapangan dan tiga lainnya dibatalkan.

Bantuan disalurkan secara bertahap mulai 12 Mei hingga 12 Juli 2026 kepada para guru di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Barat, Nusa Tenggara Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bengkulu, Riau, Banten, Aceh, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Jambi.

Ketua Program Peduli Guru HSI Berbagi 2026, Haris Abu Hanif, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat sejak tahap pendaftaran, verifikasi, hingga penyaluran bantuan.

“Alhamdulillah, program ini dapat diselesaikan dengan baik atas pertolongan Allah. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran di tengah kesibukan masing-masing. Semoga Allah membalas semua kebaikan para muhsinin dan menjadikan ikhtiar ini sebagai amal yang terus mengalir pahalanya,” kata Haris.

Bagi pak guru RS, bantuan itu telah menutup satu beban yang lama dipikul keluarganya. Bagi AI, bantuan itu menjadi penguat untuk tetap mengajar. Nilainya mungkin berbeda bagi setiap penerima, tetapi rasa syukur yang mereka sampaikan kepada para donatur dan muhsinin terdengar sama: ada yang peduli, dan kepedulian itu sampai kepada mereka hingga di pelosok negeri sana. (sbn) 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *