Leny Hasanah- Daksos- Khitmas 1000 Anak di Yogyakarta

Tim HSI BERBAGI melakukan konsolidasi kepada seluruh mitra khitmas Yogyakarta Tahun 2026 memastikan giat berjalan lancar serta alur pelayanan efektif dan efisien. Foto; Dok HSI BEBAGI.
Yogyakarta, news.berbagi.id – Pendaftaran Khitan Massal HSI BERBAGI 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta terus menunjukkan antusiasme yang tinggi. Data terbaru, hingga akhir Juni jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 1.065 anak, atau sekitar 82 persen dari total kapasitas 1.295 peserta yang akan dilayani di 16 titik pelaksanaan pada 4–10 Juli 2026.
Menariknya, bahkan beberapa lokasi khitan massal telah melampaui target peserta yang ditetapkan panitia. Di antaranya SDIT Bunayya yang mencatat 79 peserta dari kuota 50 anak (158 persen), Godean Mengaji dengan 156 peserta dari target 150 anak (104 persen), serta Nursini Qomaruddin yang menerima 102 peserta dari target 100 anak (102 persen).
Sementara itu, sejumlah lokasi lain juga menunjukkan perkembangan yang positif, seperti MABA (167 peserta), Bina Dakwah Sunnah (110 peserta), Griya Pantes (80 peserta), Hamalatul Quran (70 peserta), hingga Kampuz Jalanan (68 peserta). Panitia optimis jumlah peserta akan terus bertambah hingga menjelang pelaksanaan.
Tim Panitia Khitan Massal HSI Berbagi Yogyakarta 2026, Muhammad Gigih, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan bersama 16 lembaga mitra yang menjadi penyelenggara di masing-masing titik.
“Insyaallah kami sudah mulai melakukan sosialisasi kepada bendahara masing-masing mitra. Nantinya, mereka bertanggung jawab mengajukan kebutuhan operasional kepada HSI Berbagi, mulai dari perlengkapan, konsumsi, hingga uang saku peserta di setiap lembaga,” ujar Gigih kepada news.berbagi.id di Yogyakarta, Kamis (25/6/2026).
Program Khitan Massal HSI Berbagi tahun ini akan dilaksanakan di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, melibatkan lembaga-lembaga dakwah dan pendidikan Islam yang tersebar di Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan sekitarnya.
Menurut Gigih, hampir seluruh lembaga yang terlibat merupakan mitra baru karena tahun ini menjadi penyelenggaraan perdana Khitan Massal HSI Berbagi 2026 di Yogyakarta.
”Harapannya, melalui kegiatan ini para mitra semakin mengenal HSI Berbagi sebagai LAZ Nasional yang berkantor pusat di Yogyakarta. Semoga ke depan dapat terjalin kolaborasi dalam berbagai program sosial dan dakwah yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat,” ungkapnya meyakinkan.
Kesehatan Utama, Pastikan Layanan Aman

Gigih menjelaskan, program Khitan Massal HSI Berbagi terbuka untuk masyarakat luas. Proses pendaftaran tidak menggunakan seleksi yang rumit, sementara pemeriksaan kesehatan peserta akan dilakukan menjelang tindakan khitan oleh tim medis dari RS Nur Hidayah Yogyakarta.
“Siapa pun boleh mengikuti program ini. Sebelum tindakan khitan dilakukan, setiap peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu oleh tim medis, agar pelaksanaan berjalan aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain layanan khitan gratis, sebagai bentuk perhatian HSI BERBAGI juga memberikan fasilitas penunjang, seperti uang saku, celana khitan, alat tulis sekolah, serta pendampingan medis selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi 16 Mitra Layani Masyarakat
Khitan Massal HSI Berbagi 2026 menggandeng 16 lembaga mitra sebagai lokasi pelaksanaan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyukseskan program khitan massal, tetapi juga memperkuat sinergi dakwah dan pelayanan sosial di tengah masyarakat.
Panitia juga terus berkoordinasi dengan tim medis RS Nur Hidayah yang telah berpengalaman mendampingi pelaksanaan Khitan Massal HSI Berbagi pada tahun-tahun sebelumnya. Tentunya, berbagai masukan dari tim medis menjadi bagian penting dalam menyusun alur pelayanan agar kegiatan di setiap titik dapat berjalan lebih efektif dan efisien. (baca berita khitmas 2025 https://news.berbagi.id/hsi-berbagi-hadirkan-senyum-1-176-pahlawan-kecil-dalam-khitanan-massal-2025)
Di sisi lain, koordinasi dengan para relawan juga terus diperkuat mengingat sebagian besar merupakan relawan baru. Meski demikian, semangat para pegiat sosial ini untuk melayani masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan program ini.
”Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan manfaat kepada masyarakat dan umat. Semoga kegiatan ini bukan hanya menghadirkan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi jalan dakwah yang memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan sekitar,” tutur Gigih.
Kebutuhan Dana Menjadi Tantangan
Di balik tingginya antusiasme masyarakat, panitia masih menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan anggaran program yang diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
“Kebutuhan dana untuk program ini cukup besar. Alhamdulillah, tim Fundraising dan Markom terus melakukan kampanye melalui berbagai platform media. Kami juga berkolaborasi dengan para mitra, meminta nasihat kepada para asatidz. Juga menggandeng influencer muslim agar semakin banyak kaum muslimin yang ikut mendukung program ini,” terang Gigih mengajak semua pihak agar berkontribusi dalam giat maslahat ini.
Panitia tetap optimistis, dan terus berikhtiar agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi berkat dukungan para muhsinin, donatur, relawan, dan berbagai pihak yang terus membersamai program ini.
”Kami tetap berusaha menjalankan amanah ini sebaik mungkin. Semoga Allah memudahkan Khitan Massal HSI Berbagi 2026, sehingga dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” tandasnya.
Mari, menjadi bagian dari senyum dan kebahagiaan anak-anak yang akan dikhitan. Bergabunglah dalam Program Khitmas HSI BERBAGI 2026 di Yogyakarta, caranya klik; https://hsi.berbagi.id/donasi/khitan-massal
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menerima amal jariyah dan menjadikannya pemberat timbangan kebaikan di Yaumul Akhir nanti. (sbn)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tinggalkan Komentar