Bersama HSI Berbagi, Ramadhan 1447 H Jangkau 16.551 Penerima Manfaat

By: hardi

Leny Hasanah- Program Ramadhan

Suasana menjelang berbuka puasa Ramadhan 1447 Hijriyah dalam Program Berbagi Ifthar, di salah satu wilayah mitra LAZ HSI BERBAGI di kota Malang. Foto-foto; Dok HSI BERBAGI.

Tangerang, news.berbagi.id – Sebanyak 16.551 saudara muslim di berbagai wilayah Indonesia merasakan manfaat program Ramadhan 1447 Hijriyah yang diinisiasi oleh HSI Berbagi. Dari Sumatra, Kepulauan Mentawai, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, menjangkau masyarakat luas dengan melibatkan 27 mitra, lembaga, serta para pengurus HSI AbdullahRoy dalam pelaksanaannya.

Program Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi wujud nyata penyaluran amanah para donatur dalam mendukung saudara muslim menjalankan ibadah di bulan suci. Meski tidak selalu hadir secara fisik, HSI Berbagi tetap membersamai para penerima manfaat melalui berbagai bentuk bantuan yang relevan dengan kebutuhan mereka.

Adapun rincian penyaluran program sebesar Rp904.343.000,00 meliputi:

  • 1.806 paket sembako senilai Rp281.800.000,00
  • 11.438 paket ifthar senilai Rp184.395.000,00
  • 920 paket i’tikaf senilai Rp15.560.000,00
  • 418 bantuan tunai Ramadhan senilai Rp209.000.000,00
  • 1.969 paket zakat fitrah senilai Rp213.588.000,00

Ketua Program Ramadhan HSI Berbagi, Cipto Roso, menjelaskan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan program terletak pada keterbatasan waktu di tengah luasnya jangkauan distribusi.

“Tantangan terbesar ada pada waktu yang sangat terbatas, sementara kebutuhan di lapangan cukup banyak dan tersebar di berbagai wilayah. Koordinasi antar tim dan mitra juga harus berjalan cepat dan tepat,” ujarnya kepada https://news.berbagi.id di Jawa Barat, Senin (20/4/2026).

Di tengah dinamika tersebut, momen di lapangan justru menjadi penguat semangat bagi tim dalam menunaikan amanah program. Salah satunya ketika melihat langsung respons para penerima manfaat.

“Momen paling berkesan adalah saat melihat kebahagiaan mereka, terutama ketika tidak menyangka akan mendapatkan bantuan untuk berbuka. Itu menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkhidmat,” ungkapnya.

Selain tantangan teknis, fluktuasi penerimaan donasi juga menjadi hal yang perlu dihadapi selama program berlangsung. Di satu waktu donasi meningkat, namun di waktu lain melambat, sementara kebutuhan di lapangan tetap berjalan.

1.806 paket sembako juga turut dibagikan kepada saudara muslim yang membutuhkan.

Untuk menyiasatinya, tim Ramadhan 1447 Hijriyah melakukan pengaturan prioritas penyaluran dan menjalankannya secara bertahap sesuai ketersediaan dana. Di sisi lain, penguatan kampanye dan komunikasi dengan mitra terus dilakukan agar distribusi tetap berjalan optimal.

Dari pelaksanaan program ini, HSI Berbagi menegaskan pentingnya keseimbangan antara perencanaan yang matang dan fleksibilitas di lapangan. Kerja tim, komunikasi, serta kesiapan mitra menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan program.

Ke depan, sebagai ikhtiar strategis HSI Berbagi berkomitmen untuk memperkuat aspek perencanaan, khususnya dalam hal pendanaan, sistem pendataan, serta alur koordinasi, agar program dapat berjalan lebih stabil dan menjangkau penerima manfaat secara lebih merata.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada muhsinin dan seluruh donatur, tim, dan mitra yang telah berkontribusi. Semoga setiap kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua,” tutup  Cipto penuh rasa syukur. (sbn)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *